Tangisan yang tak menetes
Oleh: Ismatul laili Terdiam dalam kesunyian Menjadi saksi hati yang gulandah Melihat sang buah cinta Terbaring lemas kini tak berdaya Perlahan wajah yang mulai berkerut Menepis asa yang dirasa Untukmu sang belahan jiwa Pengokoh usia yang kian sepuh Meski raga tak lagi bersama Namun rasa masih tetap sama Meski kini jauh dipandang Namun doa tetap merangkul Kini rindu akan hadirmu Menjadi teman usia yang menua Mengarap langkahmu kembali pulang Padanya muara kasih dan sayang Iya..... Dialah sang ibu tempat muara segala rasa Yang menangis tanpa meneteskan air mata Merindu tanpa meminta balasan