Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Restu Yang Tak Terucap

        Pencarian  seorang   pemuda  itu  kini  telah berakhir,karena ia telah  menemukan  seorang perempuan  yang  bersedia  menerimanya dan  siap  menjadi  penyempurna  separuh agamanya. Lamaran  akan  segera  dilaksakan  bulan depan, namun  belum  sempatnya  lamaran itu terjadi, kini cinta  Hidayat  telah  beralih  pada  perempuan  lain. Diam-diam pemuda  itu menjalin  hubungan tanpa sepengetahuan Dinda, yakni perempuan yang awalnya  akan  menjadi  calon  istrinya. Entah kapan  hubunganya  dengan Dela  mulai terjalin, tentu hubungan mereka   itu   sangat   menyakiti  Dinda. Karena  pemuda  yang  berjanji melamarnya  bulan  depan   telah menjalin  hubungan   dengan   sahabat  ba...

Dusta dibalik senyuman

Ku kira senyum manis itu tulus Namun,ada penghianatan dibaliknya Kau begitu pandai bersembunyi  Hingga mataku tak mampu melihat Janji yang terikrar untukku  Ternyata kau ikrarkan di hadapnnya Kata manis yang kau ucap padaku Kau ucapkan juga dihadapannya Begitu sempurna topeng yang terpasang Hingga tak sedikit pun terlihat dusta Mungkinkah mataku telah buta? Oleh Janji yang telah kau ikrarkan  Iya,mataku telah buta Hingga tak mampu membedakan Mana madu dan empedu Mana cinta dan dusta Hati yang begitu percaya Pada nestapa cinta yang penuh dengan kepalsuan Membuat diri tak mampu memilih  Kemana diri harus melangkah Tertiba langkahku terhenti Tanpa intruksi hati Memikirkan apa yang terjadi Pada mata dan hati Mataku benar-benar buta Oleh cinta yang kau ucap Hingga tak mampu melihat Ada dusta dibalik senyummu ODOPbatch7  OneDayOnePost

Resensi Buku"Tuhan,maaf,kami sedang sibuk"

Gambar
A.Identitas Buku Judul buku : Tuhan,maaf,kami sedang sibuk Penulis : Ahmad Rifa'i Rif'an Penerbit :PT ELEX MEDIA KOPUTINDO                  KOMPAS GRAMEDIA Cetakan ke-13:Januari 2015(Edisi Revisi) Tebal Buku : 371 halaman Nomor ISBN : 978-602-02-5666-5 B. Isi buku Buku ini memang sengaja dibuat untuk bahan renungan dan inspirasi spiritual orang kantoran.Dalam buku ini tertulis kata-kata "Tuhan,maaf,kami orang-orang sibuk.Kami memang takut neraka,tetapi kami kesulitan mencari waktu untuk mengerjakan amalan yang menjauhkan kami dari neraka-Mu. Kami memang mengharap surga,tapi kami hampir  tak ada waktu untuk mencari bekal menuju surga-Mu." "Tuhan,harap maklumi kami, manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan. Kami  benar-benar  sibuk, sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu." "Tuhan,harap maklumi kami, hamba-hamba-Mu yang begitu padat rutinitas, sehingga  kami sangat  kesulitan...

Menunggumu

Empat belas bulan sudah berlalu oleh kita,rindu yang menggebu akankah segera tuntas oleh sebuah pertemuan. Entah sampai kapan jarak dan waktu menjadi pemisah diantara kita,jika bolehku pinta ingin rasanya memutar kembali waktu yang lalu yang dimana,aku selalu disampingmu dan mendengar keluh kesahmu. Ingin rasanya hati memberontak saat nasip yang tak berpihak pada kita lagi,ingin rasanya bibir berkata bahwa diri ini begitu berat melihat langkah kakimu pergi meninggalkanku disini seorang diri.Sungguh hati ini begitu takut saat disana nanti kau akan menemukan sahabat baru. Masihkah dirimu mengingat tentang alunan lagu yang mengiringi tangisan kita,dan masihkah kau ingat tentang kesepakatan diantara kita,bahwa kita tak boleh saling melupakan meski jarak memisahkan.Semoga tidak,semoga kehadirannya tak membuatmu lupa akan  semua yang telah kita lalui bersama. Sahabat,,,,kini waktu kita tak sebanyak dulu yang setiap hari bisa berkumpul,bisa menikmati makan bersama,dan membagi duk...

Pertiwiku sedang tidak baik-baik sajaa

Entah harusku sebut apa ini? Bencana,mala petaka,ataukah ujian dari-Nya? Pertiwiku seakan tak habis-habis dengan luka Semua seakan silih berganti menghujam dirinya Masih begitu segar dalam ingatan saat pertiwiku berguncang hingga korban berjatuhan Masih teringat jelas saat air laut menghantam tanpa permisi pertiwiku Dan lagi-lagi,memakan korban Cukup melihat semua ini saja,membuat diri begitu sesak Lalu, akhir-akhir ini luka kembali lagi menggerogoti Pertiwiku.... Rasanya luka itu belum  kering Kini, luka itu tersayat kembali Membawa pilu yang begitu dalam Pada setiap jiwa yang menyaksikan Pertiwiku sedang terkoyak habis-habisan Ia terbakar hingga parunya semakin hari semakin sesak Pertiwiku  sedang tidak baik-baik saja Pertiwiku sedang diambang kehancuran Ia sedang menangis,meringis karena sedu sedan hati anak-anaknya teriris pisau  Ia sedang tak baik-baik saja...... Ia merintih  melihat anak-anaknya bersuara untuk keadilan Lekaslah semb...

Senja

Gambar
Hamparan sawah yang menghijau Tetesan embun yang mulai terlihat Suara burung-burung mulai terdengar Seakan menjadi tanda hadirnya senja Pandangan mata seakan tak mau beralih Menikmati hamparan sawah yang menghijau Bertemankan senja yang mulai berubah warna Membuat diri seakan hanyut terbawa suasana Seketika diri ini terdiam dan merenung Tentang hidup yang penuh dengan misteri Masih bisakah aku menikmati senja esok? Masih bisakah aku bernafas lega? Senja seakan merasuki jiwa Warnanya yang mulai memerah jingga Membuat diri ini mulai tersadar Betapa indah ciptaan-Nya Namun,perlahan senja menghilang Menyisakan kegelapan dalam pandangan Sejenak,aku bertanya pada diri yang bimbang Akankah hidupku berakhir dengan penuh kegelapan ODOPbatch7 OneDayOnePost

Aksi 26 September

Gambar
Setelah aksi 23-24 September 2019 yang dilakukan oleh para mahasiswa diberbagai wilayah indonesia,kini dilanjutkan dengan aksi 26 September yang dilakukan oleh mahasiswa se-Mataram,NTB. Pada pukul 08:00 Wita mahasiswa dari berbagai Universitas di NTB memenuhi jalan udayana dan di depan jalan kantor DPR NTB.Sama seperti aksi-aksi sebelumnya,aksi 26 September ini juga menuntut pemerintah dan DPR untuk membatalkan pengesahan RKUHP,RUU KPK,RUU P-KS dan lainnya. Seperti aksi yang dilakukan diberbagai wilayah indonesia,aksi yang dilakukan oleh mahasiswa Se-Mataram pun dihentikan oleh aparat dengan menyiramkan gas air ke ribuan mahasiswa. Kericuhan semakin menjadi-jadi setelah penyiraman gas air yang dilakukan oleh aparat,namun semangat para mahasiswa yang semakin membara membuat mereka tak mundur dari aksi tersebut,meski gas  air tetap disemprotkan ke arah mereka. Sebelumnya para mahasiswa berniat  melaksanakan aksi damai hanya untuk menyampaikan beberapa tuntutan,namun ...

Memohon Ampunan-Nya

Dalam kesunyian malam Aku bersimpuh padaMu Mengadukan segala resah Memohon atas segala salah dan dosa Jiwa yang terasa begitu haus Atas rahmat pengampunaMu Kian bergejolak dalam dada Inginkan apunanMu sebagai penyejuk jiwa Kemana lagi diri akan kembali Selain menghadap padaMu Kemana lagi diri akan berpulang Selain dalam pangkuanMu Langkah kaki yang mulai tertatih Kian mencoba melangkah cepat Tak ingin lagi terus berdiam rapuh Tanpa mengharapkan sebuah rahmat Terus ku kejar rahmat dariNya Dengan mengharap penuh ampunan Wahai diri yang penuh dosa Masihkah terbuka untukmu pintu ampunan? ODOPbatch7 OneDayOnePos

Waktumu kau gunakan untuk apa?

Waktu terus berjalan menuju sisa yang semakin sedikit.Setiap saat merupakan tahapan berkurangnya usia dan semakin mendekat pada kematian.Lalu kalimat tanya yang seharusnya kita terus tanyakan pada jiwa kita hanyalah satu yang suatu saat akan dipertanyakan juga oleh Allah diakhir masa kita,yaitu waktumu kau habiskan untuk apa? Waktu terus berjalan menuju peraduannya.Detik demi detik pun terus berputar,dan tak akan bisa terulang lagi.Cepat atau lambat waktu berputar, pasti akan terasa berbeda dengan dialami seseorang karena cepat atau lambatnya waktu tergantung bagaimana kita memanfaatkan waktu itu. Masa terus beralih menuju titik peraduannya,dan sudah siapkah kita menjawab pertanyaan dari-Nya tentang waktu yang telah diberikan kepada kita,kita gunakan untuk apa? Maka sebulum malaikat Izrail menjemput,marilah kita bersama-sama merenung dan mengingat-ingat sejenak.Selama ini apa yang kita lakukan  untuk mengisi waktu yang telah Allah berikan,kira-kira  lebih ba...

Masih mencari jati diri

            Masih sangat terbilang baru dalam dunia kepenulisan membuatku bingung,kemana arah genre tulisanku akan berlari.Entah   fiksi atau non fiksi,rasanya aku masih sulit menentukan  apa genre  tulisanku.            Saat ini aku belum sempat memikirkan atau berfokus  kepada genre apa yang  menjadi pilihanku, aku masih  menikmati  menulis apa yang ada dikepalaku  dan masih terus berusaha  agar tetap istiqomah dalam menulis.Aku merasa dengan berjalannya  waktu,pasti akan ku temukan  genre dan jenis tulisan yang merupakan jati diriku selama   semangat dan istiqomah  menulis itu masih melekat dalam  diriku.          Selama kurang lebih lima bulan masuk dalam dunia  menulis,kebanyakan yangku tulis adalah puisi dan opini. Mengapa puisi? Karena aku merasa puisi adalah  salah satu cara untuk mengungkapkan...

Kematian tak menunggu usia Tua

         كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ  “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati." [al-‘Ankabût/29:57] Seperti yang kita ketahui kematian selalu datang tiba-tiba.Seperti hari ini,masih pagi sekali aku mendengar seorang saudara dari tetanggaku datang mengabarkan sebuah kabar duka,sontak sangat mengagetkan karena kemarin malam dia masih baik-baik saja bahkan masih bercanda bersama tetangga dan sanak saudaranya. Tidak lama setelah itu,aku mendengar kabar duka lagi,kali ini teman seperjuanganku.Aku tak begitu dekat dengannya karena berbeda jurusan.Namun aku begitu merasa kehilangan,wajah cantiknya itu selalu nampak di depan mataku. Banyak yang tidak menyangka diusia yang masih sangat muda dia terlebih dahulu meninggalkan kami semua,tapi begitulah kematian,selalu datang dengan tiba-tiba,tak menunggu siap atau belum. Lagi-lagi kematian mengingatkan kita bahwa ia akan datang kapan pun Dia mau.Hari ini mengingatkan ku lagi tentang kemat...

Kita adalah Pilihan-Nya

Hidup akan terus berjalan sampai kita temukan titik keabadian itu.Sepanjang perjalanan menuju keabadian,akan begitu banyak kerikil-kerikil yang mengganggu perjalanan kita,hingga tak jarang keputus asaan itu terucap dari bibir. Begitulah hidup,banyak lika-liku yang perlu kita lalui,banyak teka-teki yang harus kita tuntaskan sebelum sampai pada keabadian.Tak selamanya perjalanan itu akan manis,dan tak selamanya perjalanan itu akan pahit.Semua ada takaran yang telah ditakar dengan seadil-adilnya oleh Dia sang maha adil,Allah azza wa jalla. Tak perlu menengok ketempat lain yang membuat dirimu merasa bahwa kehidupanmu tak seberuntung dia.Memang begitulah terkadang mata memandang,rumput di halaman rumah tetangga lebih hijau dibandingkan dengan rumput di halaman rumah sendiri. Rumput dihalaman rumahmu mungkin tak sehijau rumput tetangga,tapi cobalah   pandang rumput di halaman rumahmu dengan penuh rasa syukur seraya menelaah,mengkaji,dan berintrofeksi...

Mengikhlaskanmu adalah ketenanganku

Ku biarkan asa mengalir bak tirta  Mengikuti arus kemana akhir titik rimba Meski batin kian bergema Inginkan jawab atas tanya Namun,tetap saja bisu itu menjadi jarak antara kau dan aku Menghimpun beribu lara dalam benakku Bukankah kau dan aku inginkan temu? Lalu,mengapa kau pupuk rasa ditengah benalu? Hilang sudah,,,, Bait-bait mimpi yang kita rangkai bersama Dikeheningan malam bersaksikan purnama Yang kau tuturkan dengan penuh jatmika Kini,hanya tersisa serpihan mimpi  Yang kian membatin dalam diri Kau bersamanya merajut cinta hakiki Diatas janji yang terkenang abadi Pergilah bersamanya.... Merangkai kisah tanpa sandiwara Membangun Cinta dengan ridho-Nya Yang bersaksikan seisi bumi dan sang pencipta Biarlah pahitku rasa Mengenang janji dalam prasa Sampai kutemukan keikhlasan jiwa Yang tak lagi menyesakkan dada Untuk diri,wahai sang pujangga Bangkitlah dari keterpurukan rasa Melepas dan mengikhlaskan kepergiannya...

Kejadian Aneh Part2

Assalammualaikum  warohmatullahi  wabarokatuh teman-teman......bagaimana kabarnya hari ini? Semoga tetap dalam keadaan sehat wal afiat dan tetap dalam lindungan Allah subhanallahu wata'ala,,,,,Amiin☺ Kali ini masih bahas tentang kejadian-kejadian aneh yang  pernahku alami ya!! Kita langsung aja ya...!! Selain sudah mulai bisa merasakan kehadiran mahluk tak kasat mata,kini kejadiannya sudah makin aneh.Bagaimana tidak? Pernah saat itu,hampir seminggu sempat tidak pernah bisa tidur karena aku merasa ada yang mengganggu,rasanya seperti ketindihan gitu. Setiap malam seperti itu terus,aku mencoba mengatasi keadaan itu sendiri,mencoba melawan dengan membaca ayat-ayat suci al-qur'an,namun tetap saja gagal,hingga akhirnya aku memutuskan untuk pindah tempat tidur. Setelah pindah tempat tidur,alhamdulillah malam itu bisa tidur juga,tapi bukan berarti aku sudah terbebas dari gangguannya.Karena ternyata saat tidur siang,dianya malah memperlihatkan diri. Saat pulang sekolah ...

Kejadian Aneh yangku alami

Sebenarnya aku sendiri tidak tau apa yang sedang terjadi pada diriku sendiri,dan entah sejak kapan kebiasaan ini melekat pada diriku.Teman-temanku menganggap ini adalah salah satu kelebihan yang Allah berikan kepadaku. Memang semenjak kecil aku pernah beberapa kali mengalami hal yang aneh.Pertama kali aku mengalami hal yang aneh saat berada di kelas 2 sekolah dasar,saat itu aku sendiri sedang bermain di depan perpustakaan sekolah,tiba-tiba ada sesosok gadis kecil berambut pendek dan mengenakan baju serba putih memanggil namaku dan meminta tolong. Setelah dipanggil aku tidak mengingat diriku berjalan kearah gadis itu,aku tersadar saat aku sudah didepannya dan mencoba untuk menolongnya yang sedang terjebak oleh kayu besar,tapi saat aku akan mengangkat kayu yang mustahil diangkat oleh tubuh kecilku itu,tiba-tiba sesosok gadis yang seusiaku itu menghilang sehingga aku tersadar bahwa gadis itu bukan dari bangsa manusia.Aku pun berlari ke halaman depan sekolah mencari teman-temanku. Perca...

Hanya Tersisa Luka

Rasa itu datang dengan sendirinya Menggeluti atmaku Maka kubiarkan pergi Membawa asa yang kini masih membekas Meski telah datang tanpaku pinta Lalu pergi tanpaku tahan Tetap saja selepas kepergiannya Menyisakan candu dalam sendu Masih terbungkus indah.... Dalam serpihan kenangan Kedatangan yang tak pernahku duga Kepergian yang tak pernahku restui Masih tersimpan rapi dalam kalbu Tentang cinta yang telah kau pupuk Hingga tumbuh menjadi sebuah pengharapan Yang akan membawaku denganmu sampai di singgah sana temu Namun kini,kubiarkan segalanya Tertulis dalam nestapa cinta Menjadi sejarah kasih Yang terkenang dalam asa luka OneDayOnePost ODOPbatch7

Tempat Kembali

Sejauh apapun kaki melangkah dan berlari Pada akhirnya akan kembali juga Karena disanalah tempat abadiku Tempat dimana aku akan dihadapan-Nya Iya....... Disanalah tempat yang dimana bibir akan terkunci Tempat kaki dan tangan akan bersaksi Yang akan membawaku dalam kehidupan abadi yang penuh dengan siksa atau bahagia Iya....... Disanalah sebaik-baik tempat untuk kembali Tempat kutemukan rahmat dan safaat Tiada lain tiada bukan rumah akhirat tempatku kembali. Sudah begitu lama aku berpetualang Menjajaki hidup dalam dunia patamorgana Tanpa menggegam bekal hidup dalam keabadian Kini,tak inginku kembali kehadapan-Nya dengan penuh kekosongan Cukup sudah.... Aku berjalan menikmati hidup tanpa bekal Menjadikan hidup yang fana ini sebagai kecintaanku Tak ingin lagi,menjadikan panggung sandiwara ini berlalu  begitu saja tanpa bermakna untuk akhiratku Cukup sudah..... Kini,Aku ingin berjalan di atas keridhoan-Nya Untuk meraih rahmat dan kasih sayang-Nya Agar berpulang m...

Lika-liku perjalanan itu sudah biasa

Untuk menuju tempat kuliah aku dan teman-teman harus menempuh kurang lebih satu jam setengah agar bisa sampai disana,satu jam setengah  menurutku sangatlah lama dan melelahkan.Bagaimana tidak melelahkan,medan jalan yang berliku-liku dan menanjak itu sangatlah panjang. Awalnya jalan ini sangat asing dan menakutkan,karen jalan ini merepukan tempat banyak terjadinya kecelakaan,bahkan baru-baru ini telah terjadi kecelakaan yang menewaskan 5 orang.Mendengar dan melihat berita itu,kami menjadi semakin takut untuk melewati jalan itu,namun apalah daya,hanya itulah jalan yang bisa kami tempuh agar bisa cepat sampai tujuan. Kami mencoba menikmati perjalanan dengan sesekali menyapa monyet-monyet yang ada disana sebagai penghilang rasa lelah dan takut,walaupun agak berbahaya karena monyet-monyet itu bisa saja mengejar kami apabila melihat kantong plastik bergantungan di motor,oleh sebab itu jangan coba-coba untuk menggantung kantong plastik di motor karena para monyet-monyet di sana mengir...

Sampai kapan kita menunda??

Terkadang tanpa disadari kita begitu takut dengan peraturan yang manusia buat namun berani menunda bahkan melanggar peraturan Allah Swt.Banyak diantara kita saat bekerja atau beraktivitas sering mengabaikan panggilan Allah dan memilih melanjutakan apa yang saat itu kita kerjakan,kemudian menunda solat. " Disetiap dua kemungkinan yang akan terjadi ada sebuah kepastian dalam kehidupan ialah kematian" Maka dari itu,marilah kita terus untuk bermuhasabah diri dengan mengingat kematian karena sesungguhnya sebaik-baik bermuhasabah ialah dengan mengingat kematian. Muhasabah Diri Wahai diri....berapa jam dalam sehari waktumu  untuk beribadah dan berkomunikasi dengan Allah?Wahai diri....berapa penghasilan yang telah dirimu keluarkan untuk bersedekah? Sampai kapan diri terus mengejar kehidupan dunia dan menyepelekan kehidupan akhirat?Sudah berapa sering diri mengabaikan perintah Allah?Begitu sibukah kita?Sampai harus berpaling dari-Nya demi kesibukan dunia.Bukankah manusia diciptik...

Peran pemuda dalam perjuangan

Pemuda sangat berperan besar dalam suatu negara,sehingga pada HUT ke-74,pemerintah Indonesia mengusung tema sumber daya manusia(SDM) unggul yang dimana pemuda-pemuda merupakan sasaran utama pemerintah untuk mencapai sumber daya manusia(SDM)unggul pada tahun 2030. Dalam Al-qur'an pun terdapat kisah para pemuda yang memperjuangkan keimanan dan keislamannya walaupun pada saat itu nyawa mereka menjadi taruhannya.Demi mempertahankan aqidah mereka,para pemuda tersebut memilih untuk mengasingkan diri dan beristrirahat dalam suatu gua yang dimana dalam gua tersebut mereka tertidur selama 309 tahun.Kisah tersebut bersumber dari al-qur'an dalam surah al-kahfi. Selain itu,74 tahun merdeka pun tidak lepas dari peran pemuda yang dimana saat itu golongan pemuda menculik Soekarno-Hatta ke ranges dengklok kemudian mendesak Seoekarno-Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Lalu bagaimanakah dengan kita yang dikatakan sangat berperan dalam keberlangsungan negara.Sudahkah kita berperan...

Jejak sang pendekar

Masih membekas jejak yang kau tinggalkan Di atas tanah kering yang kini mulai subur Merindu kembali hadirmu disetiap sudut Untuk membangkitkan senyuman yang perlahan memudar Wahai sang pendekar berpeci putih Nestapa hidup yang membawamu Pada tanah yang gemar berguncang Menjadi awal sebuah perjuangan Masih terkenang cerita yang kau cipta Di tengah hamparan sawah yang kini menghijau Masih tergambar jelas tubuh kekarmu Yang berdiri tegap laksana panglima Kau membangkitkan semangat yang patah Dibawah bangunan yang luluh lanta Kau lantunkan kalam-kalam illahi Rabbi Sebagai penerang jalan yang hampir padam Wahai sang pendekar berpeci putih Keringat yang menetes dibawah terik matahari Mungkin telah kering diserap waktu Namun perjuanganmu takan terhapus oleh ruang dan waktu OneDayOnePost ODOPbatch7

Cinta Dalam Diam

  Ini bukan kisah cinta sepasang kekasih yang diam-diam saling mencintai,tapi ini kisah cinta seorang kakak kepada sang adik  kecilnya. Jika pada umumnya seorang kakak dan adik selalu terlihat akrab bahkan bersenda gurau bersama meski sesekali,namun berbeda dengan mereka berdua.Mereka tak pernah menghabiskan waktu berdua untuk sekedar bercanda bahkan mereka terlihat seperti bukan kakak beradik. Entah apa yang membuat mereka seperti itu,mereka hanya membisu tanpa ada kata isiarat yang menunjukan mereka adalah saudara kandung,meski mereka tinggal bersama mereka benar-benar terlihat seperti orang asing. Terkadang sang adik begitu merindukan sosok sang kakak lelaki yang menjadi tempat perlindungan sang adik perempuan seperti pada umumnya,namun sayang sedari kecil ia tak pernah melihat kasih sayang itu,ia hanya melihat sosok kakak yang sangat pendiam dan menakutkan. Tak jarang hatinya mengeluh "Mengapa kakak ku tak seperti kakak teman-temanku." Pertanyaan itu selalu hadir dal...