Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Rasa Yang Terulang Kembali

Bagian 3 Putaran  roda   kehidupan   terus  berputar, bergantikan   siang  dan  malam, begitu  pun   pertemuan   bergantikan  perpisahan.  Kini  tiba  waktunya, perpisahan    menghampiri  mereka,  karena  mereka  harus  pergi  mengejar  cita-cita  yang  telah  lama  mereka  impikan. Maka  untuk  itu,  mereka  harus  mengorbankan  pertemanan  itu  terpisah  kedua kalinya, tapi  kali  ini  pertemanan  mereka  terpisah  bukan  karena  sebuah  perasaan  cinta  yang  tak  bisa  diterima, melainkan  terpisah  oleh  jarak. Perpisahan  itu  memberikan  mereka  kesempatan  untuk   mengucapkan   kalimat-kalimat  yang  mungkin  telah  lama...

Rasa Yang Terulang Kembali

Bagian 2 Hari-hari  terus  berlalu, mereka  tak  pernah  lagi  terlihat  bersendau  gurau. Namun  sesekali  hanya  bertegur  sapa  untuk  menunjukkan  kepada  orang-orang  disekeliling  mereka  bahwa  mereka  masih menjalin  pertemanan  dengan  baik. Setelah  keadaan  itu,  rasa  penyesalan  sesekali  terlintas  dalam  pikirannya  karena  ia  merasa  tersiksa  saat  peretemanannya  tak  lagi  seharmonis  dulu. Namun  semua  sudah  terlanjur, tak   bisa  diulang    kembali,  kini  ia  hanya  bisa  berharap,  suatu  hari  nanti  akan   kembali  seperti  biasanya. Tak  ingin  terus-terusa  tersiksa  karena  perasaannya, ia  pun  mem...

Rasa Yang Terulang Kembali

Bagian 1 Tangannya  bergemetaran  hebat, saat  ia  perlahan  menyusun  kalimat  dilayar  ponselnya. Huruf  demi  huruf  telah  terangkai  menjadi  kalimat  yang  ia  coba  ingin  sampaikan  kepada  seseorang  yang  telah  lama  mengusik  hati  dan  pikirannya. Setelah  sekian  lama  memendam  sebuah  perasaan  cinta  dalam  hatinya, akhirnya  malam  itu, ia  ungkapkan  juga  melalui  pesan  singkat. Ia  tak  perduli  lagi  dengan  tanggapannya  nanti, yang  ia  inginkan  saat  itu  hanya  sebuah  ketenangan  karena, setidaknya  telah  mengungkapkan  kepada  seseorang  yang  ia  cintai  selama  ini, dan  orang  itu  tidak  lain  adalah...

Bertahan dalam penantian

Gambar
Lautan  membentang  luas  Menciptakan kiloan  jarak Antara  kau  dan  aku  Yang  bersatu  dalam  merindu Aku  di sini, di ujung  titik Masih  beradu  peruntungan Dengan  garis  takdir Akankah  mampu  untuk  melawan Aku  masih  bertahan Pada  peliknya  sebuah  penantian Demi Kau  yangku  damba Permaisuri  di istana Meski  jarak yang berkuasa Mengendalikan  rindu  yang bergelora Namunku  yakin kan menang Menghempas  habis dengan  pertemuan Tak  apa, jika  jarak  masih berkuasa Aku tak  akan  mengeluh  Karena kuyakin  padaNya Akan  mempertemukan, kala waktu yang tepat Odopbatch7 OneDayOnePost

Singgahsana Pana

Dalam  anganku  bermimpi Kala  bersamamu duduk berdua Menjadi  sepasang  raja dan ratu Memadu   cinta  bersama Dalam  janjimu  aku  terbuai Terjatuh  dalam  kubangan cinta Mengukir  rasa  untuk  bersama Menjaga  cinta  yang ada  Hancur dirasa  hati Kala  diri  tersadar Tentang sebuah  janji  Yang  hanya  terucap Lagi, dan lagi hati terluka Karena  janji yang  tak kunjung terpatri Mengisi  relung  jiwa  yang  kosong Menanti  kau  hadir  melengkapi Kini, hanya  tersisa bait-bait janji Yang  selalu  terngiang Dalam  sudut  pendengaran ku Akan pertemuan  di singgahsana Odopbatch7 OneDayOnePost

Dukamu juga dukaku

Aku  melihat  asa menggoroti sukmanya Meski  senyuman  terpancar  manis dari wajahnya Mencoba  menutupi  luka  dari  dunia Namun, tetap saja ada  yang janggal  dalam tatapannya Resah, pasrah  menyelimuti  relung hatinya Mengganggu otaknya  mencerna Setiap  bait-bait  yang  tercetus  untuknya Berlalu  begitu  saja  di telinganya Meski  seperti itu, ia  tetap  membungkam Tanpa  sepatah  kata Tak  ada  isyarat  yang  disampaikan Selain  tatapan  kosong   Entah  luka  apa  yang dirasa? Hingga  ia  diam  membisu Dalam  kubangan  duka Yang  terus  membara Entah  apa  yang  dibenaknya? Hingga  wajah  sendunya  terlihat Begitu  nyata  di depanku Yang kini  juga  menjadi  duka ku Odopbatch7 OneDayonepost

"Aku adalah Libasmu"

Gambar
Seperti  hembusan  angin  disiang  bolong  yang  menggedor  paksa  pintu  singgahsana  hatiku, membawa  kesejukan  pada  jiwa, lalu  merasuki seluruh  bagian urat  nadiku. Tubuhku  bergetar  hebat  saat  bibirnya  mengucapkan  sebuah  kalimat. " Bersediakah  kau  menjadi  penyempurna  separuh  agamaku?" Kalimat  itu ia  katakan  setahun  lalu, saat. Masa  pengabdiannya  berakhir  di  desaku. Saat  itu  ia  meminta  kepada  orang  tuaku  untuk  menjadikanku  teman  hidupnya  di  dunia, mau  pun di  akhirat. Kala  itu  ia  datang  membawa  sebuah  janji  yang  disampaikan  kepadaku  dihadapan  orang  tuaku. Janjinya  membuat  hatiku  tersentuh  karena...

Perempuan Tangguhku

Gambar
Bait-bait  do'a  ku panjatkan  untukmu Kala  rintihan  itu  mengalir  deras Dari  pelupuk  matamu Yang  menggores  paksa  sukmaku Sesak, dan haru  bersatu  padu   Saat  mata  ini  menyaksikanmu Bertaruh  nyawa  demi  kehidupan  baru Yang  menjadi  pelengkap  hidupmu Kaulah  sosok  wanita  tangguh Yang  siap  mengorbankan   segalanya Demi  buah  hati  yang  kau  damba Untuk  memperkokoh  peradaban Kaulah  sosok  malaikat yang  berwujud  manusia Yang  menjadi  penolong kalaku  terjatuh Kau  laksana  pelita Yang  menerangi  setiap  langkahku Kaulah  sosok  wanita  yang  kupanggil  ibu Tempat  bermuaranya  segala  rasa Tempaku  kembali  mengadukan asa Tentang  peliknya...

Senyuman yang kau Renggut

Gambar
Putaran  roda  kehidupan terus bergulir Mengawal  takdir  yang tertulis Pada  setiap  mahluk  yang  berpijak Kini  mulai  melewati  ambang  batas    Bukankah  alam  semesta  milikNya?    Pun  dirimu  adalah  ciptaanNya    Yang  hidup  atas  kuasaNya    Untuk  mengapdi  penuh  padaNya Lalu, mengapa  kau begitu  serakah? Menguras  habis  yang bukan  milikmu Kau  begitu  angkuh Hingga   berdiri  tegap tanpa sesal   Mungkin  matamu  tertutup?   Oleh  kenikmatan  patamorgana   Yang  berjejer  rapi     Di setiap  dinding  kehidupan Bukan  mata, tapi  hatimu Hatimulah  yang  membatu Membuatmu  tak  sedikit  pun  iba ...

Izinkan aku membalas cintamu

Tatapanya  sudah  mulai  tak jelas Kulit  wajahnya  mulai  mengerut Genggaman  tangannya  pun  sudah  tak  kuat Kini, tubuhnya  lemah  termakan  usia Jiwaku  tersemat  beribu  ketakutan Anganku  terus  melayang Akan  setiap  pertanyaan Sanggupkah  aku  melihatnya  berpulang? Batinku  terus memberontak Akan  setiap  bait  tanya Yang  terus  berkutak Dikala  roda  kehidupan  berputar Kini, rintik-rintik  kecil  mengalir di sudut  netra Menguak  ingatan  tentang  masa  kecil Saat  kaki  berpijak  kokoh  Yang  bertumpu  pada  genggaman tangannya Kini  saatnya, tanganku  menggenggam Pada  setiap  langkahmu Menemani, dan  menorehkan secarik kebahagiaan Hingga sampai  titik  akhir  keh...

Kawasan Gunung Rinjani Terbakar

Gambar
        Sumber foto: Google  Minggu  pagi  20  Oktober  2019  di  wilayah  Lombok  Utara,  terlihat  pemandangan  yang  tidak  biasa  dengan  hari-hari  sebelumnya.  Hal  ini  disebabkan  karena  kabut   asap  yang   berasal  dari  kawasan  hutan  pelawangan   gunung  Rinjani.  Kawasan  yang  ada  disekitar hutan  pelawangan   gunung  Rinjani  terbakar   akibat  kekeringan  yang  melanda  hampir  seluruh  wilayah   Indonesia  dan   salah  satunya  adalah  Pulau  Lombok. Selain  kabut  asap, semua  warga  di  wilayah  Lombok  utara  juga  merasakan  sesak  karena  abu-abu  dari  kebakaran  te...

Tantangan Pekan 6

Gambar
      Wisata  Bukit  Merese Terbayar   sudah   rasa   penasaran  yang   sekian   lama   terbendung  dalam   hati, bagaimana  tidak?  lahir  di Pulau   yang   kaya  akan     tempat  wisatanya,  baru  bisa  mengunjungi  salah  satu  tempat  wisata  yang  ada di  Lombok  saat  usia  sudah  beranjak  18  tahun. Tapi  tak  apalah, dari pada  tidak  sama sekali. Setelah  melewati  perjalanan  yang  sangat  panjang, tibalah  aku  dan  teman-teman  di sebuah  tempat  parkir,  dan  bergegas  keluar  dari  mobil  untuk  menuju  bukit  Merese. Bukit  ini  terletak  di Kutai, Pujut, Lombok  Tengah. Untuk ...

Crosshijaber

Gambar
Sebelum mengetahui fenomena crosshijaber ini, beberapa  hari  sebelumnya  saya sempat  membuka akun dari komonitas  tersebut  saat  mencoba  menelusuri  olshop  jilbab  melalui  instagram. Pada  akun  tersebut  memang  foto  yang  terlihat  seperti  seorang  perempuan bahkan  saat itu  saya  tidak  bisa  membedakan  bahwa  itu  adalah  seorang  perempuan  atau  laki-laki. Setelah  beberapa  hari,  saya  juga  sempat  melihat  artikel  tentang  crosshijaber ini, akan  tetapi  saat  itu  saya  masih  enggan  untuk  mencari  tahu. Beberapa  hari  kemudian  barulah  saya  mengetahui  apa  itu  crosshijaber  saat  salah  satu  di grup whatsapp  saya  membahas...

Rinduku terhempas

Aku  melihat  dibalik terali  senja Terpancar  keindahan cakrawala Membawa  sebuah tanya  pada  benakku Masihkah  ia  bertahan  disana? Kini  rindu yang terpendam Membawaku  pada  kenangan  lama Tentang  dirimu  yang  membangkitkan  senyuman Dibalik  luka  yang  terpendam Iya, senyuman  itu  terpancar  jelas Saat  senja meredupkan  pandangan Membuatku  terbelenggu  dalam  kidung  rindu Yang  kini hanya  menjadi  sebuah  kenangan Raut  wajah yang  kembali  terbayang Menggali  ingatan dalam  kesakitan Tentang  dirimu  yang  tak kunjung  datang Mengobati  rindu  yang  kian  meradang Ribuan  hari  telah  pergi Kaki  ini  telah letih berdiri Menatap  tikungan  di ujung jalan Menunggumu, terus menunggu Waktu...

Memori Putih Abu-abu

Sahabat,,,,,,, Masihkah  kau  ingat  kisah  lama itu? Dikala kita  merajut  mimpi  bersama Bersaksikan  kertas  putih tertulis  tinta harapan Sahabat,,,,,,,, Masihkah  kau  ingat  tentang sebuah  mimpi? Tentang  kita yang  akan  berlari  bersama Menggapai   jalan  menuju  cita Sahabat,,,,,, Masihkah  kau  ingat  perpisahan  itu? Perpisahan, yang  menguras  habis  air mata Dan  kini,  hanya  menyisakan  beribu  kenangan Sahabat,,,,,, Masihkah  kau  ingat  tentang  janji itu? Janji  antara  kau  dan  aku  akan  selalu  terikat Meski  jarak  membentang  luas  memisahkan Sahabat,,,,,,, Semuanya  masih  terkam  jelas  dalam  memori  ingatanku Tentang  kisah   bersama  dikala ...

Kematian Telah Merubahnya

Setiap  insan  yang  bernyawa  pasti  akan  merasakan  kematian  dan  setiap  orang   juga  akan  merasakan  pahitnya  kehilangan, karena  hal  itu  sudah  menjadi  rumus  dunia.  Namun  terkadang  sebagian  orang  sulit  untuk  menerima  kondisi  tersebut, bahkan  perlu  seumur  hidup  untuk  bisa  melepas  kepergian  orang  yang  disayanginya. Selain  itu,  kehilangan  juga  membuat  seseorang  berubah  menjadi  sosok  yang  lebih  baik  atau  bisa  juga  lebih  buruk  dari  sebelumnya. Kematian  yang  mengambil  satu  persatu  anggota  keluarganya  dalam  satu  tahun  membuat  seorang  pemuda    itu  benar-benar ...

Kau dan Senja

Hari  ini senja  menyapa  indah Membawa hembusan angin sendu Membangunkan gairah kasih Untuk  kembali merindu Perlahan  sketsa  wajahmu   terbayang Menjelma dalam senja yang menjingga Mataku tertarik  memandang Meski  jauh terpisah disana Makin kunikmati senja  saat  alunan lagu mulai terdengar Namun ia tersipu malu dan meredup Mencoba  bersembunyi di balik awan Sungguh, hatiku  terpikat di kala memandang Mataku   mencoba   alihkan  pandangan Mencari  sejenak  keindahan  sekitar Namun  tetap  saja mata  ini  kembali  menatapnya Sebab  ia  terlukis  indah  menyisakan  candu Senyummu   perlahan   meredup  terbawa  sang  senja Berdalih  direbut  sang  awan  hitam Membawamu  jauh dari  pelupuk  mata Namun  masih  saja tergores dalam...

Bunga Yang Tercampakkan

Kau begitu   pandai menanam benih Pada tanah  yang lama  menggersang Tangan kekarmu  begitu lihai dalam  menuai Hingga suburlah  tanah  yang  gersang Kau  tanamkan  berbagai warna keindahan Hingga terangkai bunga-bunga cantik  Akar  yang merekat  erat  jauh dalam tanah Menjadi  saksi nyata kelihaianmu Kau  pupuk dengan penuh  cinta Kau  sirami dengan penuh rasa kasih Hingga  bermekaranlah  sang bunga-bunga Yang bersatu  padu menjadi  memerah Kau tata menjadi bunga di tepi jurang Yang penuh dengan beribu duri Berharap tak seorang pun mampu menggapai Selain tangan  kekarmu yang  selalu  membelai Kini, sang bunga pun hanya sudi tergapai tanganmu Hingga rela  memisah diri  jauh ke tepi Namun tanganmu telah  berdusata Kau melepas dan meninggalkan sang bunga, jauh di dasar jurang Tinggalah ia seorang  diri Bertahan meng...

Masih ada jalan

Desis angin membawa beribu asa Pada setiap  jiwa yang lupa pada sang kuasa Merintih kesakitan atas luka yang dirasa Berharap,semua ini hanya mimpi  semata Namun  apalah  daya, sesal  yang  dirasa  kini  tiadalah  berguna Menerima  suratan  takdir  atas  kuasaNya Dan kembali  menuju  jalan  yang ditunjukanNya  Menjadi  kewajiban  setiap  insan yang  berjiwa Kau  layaknya   sebuah  boneka Yang  bermain dalam   pentas sandiwara menjalankan  sebaik  mungkin sekenario  Yang  tertulis  indah dalam  garis  tanganmu Pahit, manis,  mungkin akan  selalu  terasa Membersamai  langkah  menuju  jalanNya Lalu, haruskah  kau  berhenti melangkah ke depan? Dikala  batu  besar  menghadang di jalan Tidak, kau  tak  akan  mundur Meninggalkan sepe...

Mungkin Mata Hatimu tertutup

 Angin  tak  lagi terdengar  merdu... Dikala  melintas  di  pelupuk  mata Dan  kini, angin tak  lagi  terasa  sendu... Dikala  menyapa  begitu  mesra Sebab  angin  tak  lagi  merindu akan  peliknya  sandiwara  bumi Dan kini, angin  bosan untuk  mencandu Sebab diri terkekang  bui Wahai  kalian  para  setiap  jiwa...... Sanggupkah  kalian  menatap  wajah  polos  yang  terguncang  karena  tertindas? mencoba  menolak   kejamnya  dunia  Yang  terbawa oleh  arus  perubahan zaman Tangisan  yang  menetes  disudut  netra Kini   telah  biasa terlihat Percikan  darah  yang    mengalir Bukankah  sudah  sering  tumpah? Lalu  kemana  kita  melihat? Hingga sedikitpun  tak...

Rindu dan Hujan

Waktu terus berputar melewati detik demi detik Siang dan malam terus berganti Daun berguguran pun telah berlalu Seharusnya kau telah tiba disini  Hujan.... Apa yang sedang terjadi? Kau menjauh, menciptakan sebait rindu Lalu pergi  menyisakan beribu kenangan Yang perlahan berubah menjadi candu Bulan pun akan tiba dipenghujung tahun Tetap saja kau masih menggumpal membentuk awan hitam Tidakkah kau iba menatap rerumputan yang merunduk malu? Merindu petrikor yang telah lama tak terhirup Cukup sudah,,,,,,, Jangan kau buat rindu  berubah menjadi asa Menyisakan rintihan duka dalam setiap raga Menikmati butiran- butiran debu yang hinggap dimata Tidakkah kau iba pada pepohonan yang merintih kepanasan? Karena  terbakar  api kerakusan Datanglah rintikan sang tirta Menyembuhkan luka yang telah lama dirasa Oh hujan...... Apakah  kau merajuk pada penghuni bumi? Hingga sampai saat ini, kau enggan untuk bersinggah Apalagi menetap sejenak,u...

Kembali Bangkit

Telahku genggam secercah  mimpi  untuk mengukir  sebuah  kisah dalam hidup, namun apalah daya saat  ridho sang  illahi  tak menyertai langkah kaki Kini, lagi  dan  lagi harusku  lepas  sebuah mimpi  yang  telah di rangkai  sekian  lama Membuang  semua  kisah  yang  ada, lalu  menyerahkan pada dia yang menjadi  pilihanMu Aku  sudah  pernah  patah  sepatah-patahnya, saat  melepas mimpi yang telahku  genggama  erat dipelupuk jiwa Hancur  sudah tiada tersisa, mimpi tinggalah sebuah  mimpi.... Namun, ku coba merangkak untuk  meraih  kembali, dan bersandar  pada sebuah keyakinan sang illahi Rabbi Hingga   menemukan  jalan  lurus untuk kembali  berdiri Tertulis  jelas dalam  kalam-kalamNya, bahwa  Dia(Allah) begitu  murka  pada  setiap  jiwa  yang  merat...

Pelajaran dibalik Kejadian

Setiap  kejadian   yang  kita  alami  pasti  ada  sebuah  pelajaran  yang dapat  kita  ambil  dari  hal  tersebut.  Namun  tak  jarang  dari  kita  yang  kurang   peka  terhadap  kejadian-kejadian  kecil  yang  kita  alami memiliki  makna  tertentu  untuk  kita.  Akhir  pekan   yang  baru  saja  berlalu  menyisakan   pelajaran  yang  sangat  berharga  bagiku. Bagaimana  tidak, saat  sesuatu  yang  sudah aku  rancang  dan  tulis  dari  jauh-jauh  hari  dengan  sedemikian  rupa  agar  mampu  semaksimal  mungkin, dan  selsai  tepat  waktu  itu  tiba-tiba  terhapus  karena  keteledoranku  sendiri. Tulisan  itu...

Putri Mandalika dan Pemuda Miskin

Gambar
Assalammualaikum  warohmatullahi  wabarokatuh  Tantangan  pekan  4  adalah  mengimprovisasi  cerita  rakyat, dan  kali  ini  saya  akan  menulis  cerita  rakyat  dari  Pulau  tercinta  yakni  Pulau  Lombok.  Menurut  cerita  yang  beredar  dan telah  menjadi  legenda, Nyale (cacing laut) merupakan  jelmaan  dari  Putri  Mandalika  yang  menceburkan  dirinya  ke dalam  laut  yang  berubah  menjadi  Nyale. Dan  kini  menjadi  tradisi  di suku  sasak  yang  disebut  dengan  upacara  bau (menangkap) Nyale (cacing laut). Namun  untuk  memenuhi  tantangan  pekan  ini  saya  akan  menulis  cerita  Putri  Mandalika ini  agak  berbeda  dengan  cerita  yang...

Sudah adakah Cinta dan Rindu pada diri Kita?

Dalam  sebuah  riwayat  hadis  dikisahkan, ketika  itu  Baginda tengah  duduk  dengan  para  sahabat-sahabatnya. Di antara  sahabat   ada Sayidina  Umar,  Usman, Ali, Abu  Bakar  dan lainya, kemudian  baginda bertanya  para  sahabatnya'' wahai  sahabatku, tahukah  kalian  siapa hamba  Allah  yang  mulia  di sisi  Allah?'' Para  sahabat   terdiam,  kemudian  ada   salah  seorang  sahabat  berkata'' Para malaikat  ya Rasulullah,merekalah  yang  mulia. Baginda  berkata'' iya  para  malaikat  itu  mulia, mereka   dekat  dengan  Allah dan  senantiasa  bertasbih,  beribadah kepada  Allah, tentulah  mereka  mulia. Tapi  bukan  itu  yangku  maksud''. Kemudian  para  sahabat  kembali...

Cara bermain Kami

Gambar
Rasanya  baru  kemarin  mereka  bisa  berjalan,  kini  sekarang  mereka  sudah menginjak  usia  remaja. Waktu  rasanya  begitu  cepat  berlalu, hingga  aku  tak  menyadari  bahwa  bocah-bocah  yang  aku  lihat  yang  masih  bahagia   dengan  dunia  permainan  petak umpetnya  itu  kini  berada  di depanku  menjadi  teman  bermainku, entah  ini merka  yang  tumbuh  terlalu  cepat  atau  aku  yang  terlalu  lama  tumbuhnya  ya...? Iya,  sekarang  mereka  menjadi  teman  sepermainanku, tapi  bukan  main  petak  umpet lagi  ya! Mereka  sekarang  sudah  menginjak usia  remaja, jadi  mainannya  sekarang  sudah  berubah  dong mengikuti  perke...

Puisi

Seperti senja Oleh: Ismatul Ranum senja yang begitu indah Membawaku tenggelam dalam nestapa rindu Perlahan,mengikis kisah indah bersama kasih Yang telah lama usai termakan benalu Kini,tak ada lagi yang tersisa Semua telah terhempas jauh Bagai karang di tengah lautan Yang terombang ambing ke tepi pantai Terkadang,tetesan air itu mengalir di sudut netra Membangkitkan rasa yang tak kunjung letih Mengharapkan kau kembali lagi Membawa cinta yang lama pergi Bukan,itu bukan cinta Semua telah berubah menjadi dusta Menyisakan empedu dalam cinta Yang harusku telan seorang diri Begitu mudahnya kau datang dan pergi Pada hati yang tertutup rapi Dengan membawa kenangan Kemudian pergi menyisakan kerinduan Sungguh,kau seperti senja Yang datang dan pergi Membawa keindahan yang menjingga Lalu tenggelam menyisakan kegelapan ODOPbatch7 OneDay_Onepost

Restu yang tak terucap3

Waktu  terus  berlalu, luka  yang  ada dalam  diri Dinda  perlahan  sembuh, ia  mulai  bisa  mengikhlaskan  kejadian  yang  telah  menimpanya  itu, namun  tiba-tiba  Dela  datang  lagi  mengusik  luka  lama yang  sepenuhnya belum  sembuh. Dela  menanyakan  kabar  Hidayat  pada  Dinda, sontak  membuat  hati Dinda  kembali  terluka  karena  pertanyaan  yang  dilontarkan  Dela  menggambarkan  betapa  bahagianya  mereka  setelah  kepergiannya. Meski  rasa  sakit  itu  terus  bergelut  dalam  hati Dinda, ia  terus  mencoba  memperlihatkan  bahwa  dirinya  baik-baik  saja, ia  tetap  berusaha  menjawab  pertanyaan  Dela  dengan  hati  yang  tenang. Dinda mengata...