Masih ada jalan
Desis angin membawa beribu asa
Pada setiap jiwa yang lupa pada sang kuasa
Merintih kesakitan atas luka yang dirasa
Berharap,semua ini hanya mimpi semata
Namun apalah daya, sesal yang dirasa kini tiadalah berguna
Menerima suratan takdir atas kuasaNya
Dan kembali menuju jalan yang ditunjukanNya
Menjadi kewajiban setiap insan yang berjiwa
Kau layaknya sebuah boneka
Yang bermain dalam pentas sandiwara
menjalankan sebaik mungkin sekenario
Yang tertulis indah dalam garis tanganmu
Pahit, manis, mungkin akan selalu terasa
Membersamai langkah menuju jalanNya
Lalu, haruskah kau berhenti melangkah ke depan?
Dikala batu besar menghadang di jalan
Tidak, kau tak akan mundur
Meninggalkan sepenggal perjalanan
Teruslah melangkah jauh ke depan
Mencari arah yang menemukanmu pada jalanNya
OneDayOnePost
ODOPbatch7
Pada setiap jiwa yang lupa pada sang kuasa
Merintih kesakitan atas luka yang dirasa
Berharap,semua ini hanya mimpi semata
Namun apalah daya, sesal yang dirasa kini tiadalah berguna
Menerima suratan takdir atas kuasaNya
Dan kembali menuju jalan yang ditunjukanNya
Menjadi kewajiban setiap insan yang berjiwa
Kau layaknya sebuah boneka
Yang bermain dalam pentas sandiwara
menjalankan sebaik mungkin sekenario
Yang tertulis indah dalam garis tanganmu
Pahit, manis, mungkin akan selalu terasa
Membersamai langkah menuju jalanNya
Lalu, haruskah kau berhenti melangkah ke depan?
Dikala batu besar menghadang di jalan
Tidak, kau tak akan mundur
Meninggalkan sepenggal perjalanan
Teruslah melangkah jauh ke depan
Mencari arah yang menemukanmu pada jalanNya
OneDayOnePost
ODOPbatch7
Komentar
Posting Komentar