Kematian Telah Merubahnya

Setiap  insan  yang  bernyawa  pasti  akan  merasakan  kematian  dan  setiap  orang   juga  akan  merasakan  pahitnya  kehilangan, karena  hal  itu  sudah  menjadi  rumus  dunia.  Namun  terkadang  sebagian  orang  sulit  untuk  menerima  kondisi  tersebut, bahkan  perlu  seumur  hidup  untuk  bisa  melepas  kepergian  orang  yang  disayanginya. Selain  itu,  kehilangan  juga  membuat  seseorang  berubah  menjadi  sosok  yang  lebih  baik  atau  bisa  juga  lebih  buruk  dari  sebelumnya.


Kematian  yang  mengambil  satu  persatu  anggota  keluarganya  dalam  satu  tahun  membuat  seorang  pemuda    itu  benar-benar  terpukul, bahkan  kematian  yang  silih  berganti  itu  membuatnya  tak   percaya  lagi  dengan  keberadaan  Tuhannya.


Mulai  dari  kepergian  kakeknya,  kemudian  selang  2  bulan  dilanjutkan  lagi  dengan  kepergian  ibu  tercintanya. Kehilangan  kedua  orang  tersebut  merupakan  hal  yang  terberat  baginya, apalagi  rasa  bersalah  yang  selalu  menggurat  dalam  hatinya  karena  ia  merasa  bahwa  dirinya  gagal  merawat  sang  ibu.


Hari-harinya  penuh  dengan  bayang  sang  ibu,  terlebih  saat  ia  mengingat  ibunya  dipaksa  secara  kasar  untuk  minum  obat  oleh  kakaknya  membuat  dadanya  semakin  sesak. Saat  itulah  rasa  penyesalannya  semakin  terasa  dan  merasa  dirinya  tak  berguna  sebagai  seorang  anak. Hal  tersebut  juga  membuat  dirinya  membeci  sang  kakak  sehingga  ia  memutuskan  untuk  pergi  merantau  mencari  ketenangan.


Saat  ia  pergi  merantau  ke kota  orang, ia  mencoba  mencari  sebuah  pekerjaan disebuah  tempat  menjadi  seorang  editing. Namun  dengan  hal  tersebut  tak  membuat  dirinya  menjadi  baik-baik  saja, oleh  karena itu  ia  mencari  ketenangan  dengan  cara  hura-hura, minum-minuman  beralkohol, dan  main  judi.


Suatu  ketika  saat  ia  baru  pulang  dari  minum-minum, ia  mencoba  merebahkan  diri  di kamar  kosnya, dan  tidak  lama  kemudian  ia  mendapat  sebuah  pesan  dari  seseorang  bahwa  bapaknya  telah  meninggal  dunia.itu  terdiam  sejenak  saat  selsai  membaca  pesan  itu, setelah  itu  ia  bergegas  untuk  pulang, akan  tetapi  ia  tidak  bisa  menghadiri  pemakaman  bapaknya  karena  saat  di perjalanan  ia  dalam  keadaan  mabuk  dan  menabrak  seorang  anak  sehingga  ia  ditangkap  polisi.


Hatinya  benar-benar  telah  diisi  dengan  rasa  amarah  dan  kebencian. Hidupnya  telah  hancur, kepercayaannya  terhadap  Tuhannya  sendiri  telah  hilang, ia  tak  lagi  menjalankan  ritual  keagamaan yang  dianutnya. Kematian  orang-orang  yang  disayanginya  membuatnya  telah  berubah.



ODOPbatch7
OneDayOnePost

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejadian Aneh Part2

Hanya Pengagum Rahasia

Kejadian Aneh yangku alami