Bunga Yang Tercampakkan
Kau begitu pandai menanam benih
Pada tanah yang lama menggersang
Tangan kekarmu begitu lihai dalam menuai
Hingga suburlah tanah yang gersang
Kau tanamkan berbagai warna keindahan
Hingga terangkai bunga-bunga cantik
Akar yang merekat erat jauh dalam tanah
Menjadi saksi nyata kelihaianmu
Kau pupuk dengan penuh cinta
Kau sirami dengan penuh rasa kasih
Hingga bermekaranlah sang bunga-bunga
Yang bersatu padu menjadi memerah
Kau tata menjadi bunga di tepi jurang
Yang penuh dengan beribu duri
Berharap tak seorang pun mampu menggapai
Selain tangan kekarmu yang selalu membelai
Kini, sang bunga pun hanya sudi tergapai tanganmu
Hingga rela memisah diri jauh ke tepi
Namun tanganmu telah berdusata
Kau melepas dan meninggalkan sang bunga, jauh di dasar jurang
Tinggalah ia seorang diri
Bertahan menghadang derasnya angin
Mencoba kokohkan beribu duri
Menajadi tonggak dikala goyah
OneDayOnePost
ODOPbatch7
Pada tanah yang lama menggersang
Tangan kekarmu begitu lihai dalam menuai
Hingga suburlah tanah yang gersang
Kau tanamkan berbagai warna keindahan
Hingga terangkai bunga-bunga cantik
Akar yang merekat erat jauh dalam tanah
Menjadi saksi nyata kelihaianmu
Kau pupuk dengan penuh cinta
Kau sirami dengan penuh rasa kasih
Hingga bermekaranlah sang bunga-bunga
Yang bersatu padu menjadi memerah
Kau tata menjadi bunga di tepi jurang
Yang penuh dengan beribu duri
Berharap tak seorang pun mampu menggapai
Selain tangan kekarmu yang selalu membelai
Kini, sang bunga pun hanya sudi tergapai tanganmu
Hingga rela memisah diri jauh ke tepi
Namun tanganmu telah berdusata
Kau melepas dan meninggalkan sang bunga, jauh di dasar jurang
Tinggalah ia seorang diri
Bertahan menghadang derasnya angin
Mencoba kokohkan beribu duri
Menajadi tonggak dikala goyah
OneDayOnePost
ODOPbatch7
Komentar
Posting Komentar