Senyuman yang kau Renggut
Putaran roda kehidupan terus bergulir
Mengawal takdir yang tertulis
Pada setiap mahluk yang berpijak
Kini mulai melewati ambang batas
Bukankah alam semesta milikNya?
Pun dirimu adalah ciptaanNya
Yang hidup atas kuasaNya
Untuk mengapdi penuh padaNya
Lalu, mengapa kau begitu serakah?
Menguras habis yang bukan milikmu
Kau begitu angkuh
Hingga berdiri tegap tanpa sesal
Mungkin matamu tertutup?
Oleh kenikmatan patamorgana
Yang berjejer rapi
Di setiap dinding kehidupan
Bukan mata, tapi hatimu
Hatimulah yang membatu
Membuatmu tak sedikit pun iba
Pada mereka yang merintih kesakitan atas luka
Kau renggut paksa senyuman itu
Kemudian mengubahnya menjadi rintikan sendu
Namun, tak sedikit pun mereka mengeluh
Atas kehidupan yang kau rampas
Tidakkah kau iba?
Melihat tangisan sendu
Dari bibir mungilnya
Berharap kau akhiri semua derita
Odopbatch7
OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar