Dukamu juga dukaku
Aku melihat asa menggoroti sukmanya
Meski senyuman terpancar manis dari wajahnya
Mencoba menutupi luka dari dunia
Namun, tetap saja ada yang janggal dalam tatapannya
Resah, pasrah menyelimuti relung hatinya
Mengganggu otaknya mencerna
Setiap bait-bait yang tercetus untuknya
Berlalu begitu saja di telinganya
Meski seperti itu, ia tetap membungkam
Tanpa sepatah kata
Tak ada isyarat yang disampaikan
Selain tatapan kosong
Entah luka apa yang dirasa?
Hingga ia diam membisu
Dalam kubangan duka
Yang terus membara
Entah apa yang dibenaknya?
Hingga wajah sendunya terlihat
Begitu nyata di depanku
Yang kini juga menjadi duka ku
Odopbatch7
OneDayonepost
Komentar
Posting Komentar