Resensi Buku"Tuhan,maaf,kami sedang sibuk"

A.Identitas Buku

Judul buku : Tuhan,maaf,kami sedang sibuk

Penulis : Ahmad Rifa'i Rif'an

Penerbit :PT ELEX MEDIA KOPUTINDO
                 KOMPAS GRAMEDIA

Cetakan ke-13:Januari 2015(Edisi Revisi)

Tebal Buku : 371 halaman

Nomor ISBN : 978-602-02-5666-5

B. Isi buku

Buku ini memang sengaja dibuat untuk bahan renungan dan inspirasi spiritual orang kantoran.Dalam buku ini tertulis kata-kata "Tuhan,maaf,kami orang-orang sibuk.Kami memang takut neraka,tetapi kami kesulitan mencari waktu untuk mengerjakan amalan yang menjauhkan kami dari neraka-Mu. Kami memang mengharap surga,tapi kami hampir  tak ada waktu untuk mencari bekal menuju surga-Mu."

"Tuhan,harap maklumi kami, manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan. Kami  benar-benar  sibuk, sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu."

"Tuhan,harap maklumi kami, hamba-hamba-Mu yang begitu padat rutinitas, sehingga  kami sangat  kesulitan  mengatur  jadwal  untuk  menghadap-Mu."

"Tuhan,kami sangat sibuk, jangankan berjamaah, bahkan  munfarid pun  kami tunda-tunda.Jangankan rawatib, zikir, berdoa, tahajud, bahkan  kewajiban-Mu yang lima waktu saja  sudah sangat  memberatkan  kami. Jangankan  puasa  senin-kamis, jangankan ayyaamul  baith, jangankan  puasa Nabi Daud, bahkan  puasa Ramadan saja kami  sering  mengeluh.

" Tuhan, maafkan  kami, kekayaan kami  belumlah seberapa, kami masih perlu  banyak  menabung, sehingga kami tidak bisa  menyisihkan  sebagian rezeki dari-Mu untuk  memperjuangkan agama-Mu."

"Tuhan, maakan  kami, kami tak  sempat bersyukur. Jiwa  kami  begitu  rakus. Kami  tak  kunjung  puas dengan  nikmat-Mu, sehingga kami kesulitan  mencari-cari  mana  karunia-Mu  yang  layak  kami  syukuri."

"Tuhan, maaf, selama  ini  kami  terlalu  sibuk. Kami terlalu sombong  kepada-Mu, seolah  kami  tak  membutuhkan-Mu. Mohon  cahayai  hati  kami, guyur  jiwa  kami dengan  hidayah-Mu. Agar  jiwa  ini  tawadhu' di hadapan-Mu. Agar jiwa kami ikhlas menuruti  tuntunan-Mu. Agar  diri ini tegar  saat  yang  lain  terlempar. Agar  jiwa  ini  teguh  disaat yang  lain mulai  runtuh."

Kata-kata  tersebut  seakan  menjadi cambuk untuk kita semua  yang  selalu  menunda bahkan  menjauh dari  Allah  Swt.

Buku  tersebut  terdiri  dari  4  bagian yang  dimana  dalam  bagian 1 mempunyai  tema"Menata  hati, Membenahi  Nurani" yang dimana  dalam bagian 1 ini benar-benar mengajak  kita untuk berintrofeksi  diri. Bagian  selanjutnya"Rumahku, Surgaku" dalam  bagian ini membahas  tentang kesetiaan, Ayah, Baitii Jannatii,dan masih  ada  beberapa pembahasan  lagi tentang  bagaimana kehidupan rumah tangga. Kemudian dalam bagian 3  si penulis  mengajk kita bagaimana"Memancarkan  Cahaya  Surga di tempat  kerja. Dan dalam  bagian penutup buku ini mengajak untuk  "Memperkokoh  Semangat dan Visi Hidup".Bagian terakhir  ini memberi  motivasi hidup agar tetap bisa  sukses tanpa meninggalkan  kewajiban kita  terhadap Allah Swt.

C. Tentang buku

1. Kekurangan buku

Dalam buku tersebut  hampir  tidak ada kekurangan namun  ada beberapa kata yang tidak baku seperti kata Ramadhan yang seharusnya Ramadan.Selebihnya tidak  ada  kekurangan  dalam  buku  tersebut.

2. Kelebihan buku

Buku  in dijelaskan dengan cara yang bertahap  pada  bagian-bagian dan sangat jelas sehingga benar-benar mampu membuat si pembaca berintrofeksi diri.

D. Kesimpulan

Buku ini sangat bagus  untuk  dibaca dan   dijadikan  sebagai bahan  renungan  dan  inspirasi spiritual.Buku ini  benar- benar mengajak kita  merenung  dengan  kata-kata yang tersaji  dalam buku  tersebut.




OneDayOnePost
Tantangan3
ODOPbatch7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejadian Aneh Part2

Hanya Pengagum Rahasia

Kejadian Aneh yangku alami