Gempa Lombok
Malam itu rasanya bumi sedang marah
Kesabaranya telah hilang melihat berbagai macam tingkah laku manusia,tak lagi ingin bersahabat dengan penduduk bumi khususnya di Pulau Lombok.
Hari sebelumnya bumi seakan memberikan signyal pada penduduk bumi namun signyal itu tak membuat para penduduk paham yang akan terjadi.Malam itu sama dengan malam sebelumnya tak ada yang berbeda,angin yang bertiup kencang,langit yang begitu cerah dipenuhi bintang bintang sehingga tak ada yang menduga akan terjadi goncangan yang sangat dahsyat.
Bumi tiba-tiba berguncang begitu keras dan semua menjadi gelap gulita seketika,teriakan dan tangisan terdengar jelas,bangunan-bangunan roboh tak sanggup menahan guncangan bumi,semuanya berubah hanya dengan hitungan detik,seakan yang telah terjadi itu adalah sebuah mimpi buruk.
Malam yang gelap gulita dan bumi yang tak hentinya berguncang,tangisan dan ketakutan terlihat jelas diwajah setiap orang seraya berlari mencari tempat perlindungan yang dirasa paling aman namun malam itu rasanya tidak ada tempat yang aman karena malam itu semuanya berguncang.Kami hanya bisa berpasrah diri kepada Allah swt sang pemilik kehidupan seraya menyebut asma Allah sebagai penguat kami.Diatas perbukitan dengan sapa Angin kencang,Bumi yang berguncang terus menerus disitulah terdengar suara-suara yang terucap dari bibir kami mengucap Allahuakbar dan istigfar dengan serempak.Sungguh suasana yang begitu mencengkam namun ada suaana yang terlihat jarang yang sedang terjadi.
Semalaman ditemani angin kencang duduk bersama beralaskan tanah dan beratapkan Langit,mendengar tangisan anak-anak yang belum paham apa yang sedang terjadi,menanyakan rumah yang telah rata dengan tanah seakan menjadi beban bagi orang tua untuk mencari jawaban apa yang akan diberi dari setiap pertanyaan mereka.

Komentar
Posting Komentar