PUISI

Dilema Cinta


Setitik ruang yang mulai terisi tinta
Beruas penuh mengisi Atma
Melalap habis kekosongan yang terasa
Pada setiap titik jejak nestapa

Kau yang membawa candu
Membasuh luka lama oleh rindu
Hingga bimbang bersatu padu
Melilit habis ruang kalbu

Kini, dilema teramat berat kurasa
Merangkul beban di dada
Untukku hunjukkan sebuah perasa
Entah untuk siapa?

Mungkinkah kau, atau dia?
Tempatku berpulang menuang asa

Bukankah, telah tertulis rapi dalam suratan takdir?
Akan kisah yang harus berakhir

Tanjung, 25 Desember 2019


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejadian Aneh Part2

Hanya Pengagum Rahasia

Kejadian Aneh yangku alami